Hai... Hari ini saya akan ngebahas masalah individu di
dalam organisasi. Langsung saja tanpa basa-basi kita munculkan pertanyaan,
Bagaimana perilaku individu di dalam organisasi? Dan apa yang mempengaruhi
perilaku setiap individu?
Individu adalah seorang yang tidak hanya memiliki
perannan di dalam lingkunnya, tetapi juga memiliki keperibadian serta tingkah
laku yang menggambarkan karakteristik diri orang tersebut.
Perilaku individu didalam organisasi merupakan bentuk
interaksi antara individu-individu yang bertemu secara bersamaan dan mempunyai
keperibadian yang berbeda-beda.
Keperibadian individu yang berbeda ini memang dipengaruhi oleh
lingkungan yang berbeda juga. Seorang individu akan membawa kemampuannya,
kepercayaan dirinya, harapannya, dan pengalamannya ke dalam tatanan organisasi.
Dengan adanya sesuatu yang dibawa oleh individu-individu
tersebut akan membuat suatu organisasi bertambah besar. Akan tetapi harus
diperhatikan juga, bahwa sesuatu yang dibawa oleh si individu tersebut harus
sejalan dengan visi dan misi organisasi.
Seorang individu memiliki perilaku yang berbeda bukan
hanya karena lingkungan, tetapi ada juga faktor lain seperti dibawah ini :
1. Umur
Umur
sangat berpengaruh terhadap perilaku seorang individu, termasuk kemampuan
didalam bekerja dan mengambil keputusan. Seorang individu yang sudah berusia
diatas 40 tahun akan cendering lebih lambat dibandingkan usia 40 tahun kebawah.
Hal itu dikarenakan manusia akan mengalami penurunan kinerja pada tubuh dan
menyebabkan berkurangnya tenaga.
2. Jenis kelamin
Jenis
kelamin tidak terlalu berpengaru terhadap perilaku seorang individu, karena
baik wanita maupun pria tidak banyak perbedaan, hanya bentuk fisik dan tanggung
jawab saja yang berbeda. Pada zaman modern seperti ini jenis kelamin buhanlah
halangan bagi seorang individu dalam bekerja.
3. Status
Seorang
individu yang sudah menikah akan lebih baik dari yang belum menikah dalam hal
pekerjaan. Bukan dikarenakan kemampuan yang berbeda, akan tetapi seorang
individu yang sudah menikah akan lebih memiliki rasa tanggung jawab yang besar
dan akan lebih menekuni didalam bidangnya. Berbeda dengan individu yang belum
menikah mereka akan cenderung berganti-ganti pekerjaan yang dikarenakan rasa
ingin tahunya dan menyebabkan kurang maksimalnya dalam bekerja.

